ANALISASIBERNEWS.COM I SINTANG β Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, resmi melepas 70 orang kafilah Kabupaten Sintang untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qurβan (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Pendopo Bupati Sintang pada Kamis (30/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Gregorius mengapresiasi kesiapan matang para kafilah. Ia menekankan bahwa esensi kompetisi ini bukan sekadar mengejar piala, melainkan pembentukan karakter setelah perlombaan selesai.
βSoal juara atau tidak, urusan nanti. Kalian sudah mewakili Kabupaten Sintang. Setelah lomba, kalian harus bisa menjadi panutan bagi kawan lainnya. Dalam hal tingkah laku, kalian harus bisa membuat orang kagum,β ujar Bupati.
Beliau juga berpesan agar seluruh kafilah menjaga kekompakan serta kesehatan selama berada di Kayong Utara, sekaligus menyatakan dukungannya untuk mengaktifkan LPTQ di 14 kecamatan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, H. Hasib Arista, turut menyampaikan harapannya agar kafilah Sintang mampu mendulang prestasi berkat persiapan yang matang. Ia mengingatkan bahwa MTQ adalah gerakan membumikan Al-Qurβan dalam kehidupan berbangsa. “Ada harapan dari banyak orang agar kalian membawa prestasi, namun luruskan niat kalian, jangan hanya mengejar piala,” tegasnya.
Ketua LPTQ Kabupaten Sintang, H. Ulidal Muchtar, menjelaskan bahwa MTQ Tingkat Provinsi di Kayong Utara akan berlangsung pada 1β8 Agustus 2026. Kafilah Sintang berkekuatan 70 orang yang terdiri dari peserta berbagai cabang lomba dan ofisial. Para peserta sebelumnya telah melewati seleksi ketat dan pemusatan latihan di pondok pesantren.
H. Ulidal juga menyampaikan terima kasih atas dukungan anggaran dari Pemkab Sintang. Ke depan, LPTQ berkomitmen menghidupkan kepengurusan di tingkat kecamatan guna menjaring bibit-bibit Qori dan Qoriah potensial dari daerah.
Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus LPTQ Sintang, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Sintang, Ketua Dewan Masjid Sintang, perwakilan Kementerian Agama, ormas Islam, tokoh umat Islam, serta para kafilah yang siap bertanding. ( Sani )
