
PALEMBANG, | AnalisasiberNews.com – Keluarga almarhum Amshori, warga Desa Sukananti, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, melaporkan dugaan malpraktik medis yang diduga terjadi saat almarhum menjalani perawatan di RSUD Bari Palembang. Laporan tersebut telah disampaikan kepada Polda Sumatera Selatan sebagai bentuk permohonan agar dilakukan penyelidikan secara objektif dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak keluarga, almarhum sebelumnya menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Bunda Prabumulih dan didiagnosis mengalami batu empedu. Selanjutnya, pasien dirujuk ke RSUD Bari Palembang untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Pihak keluarga menuturkan bahwa setelah menjalani tindakan operasi, kondisi almarhum justru tidak kembali sadar. Pasien disebut terus berada dalam kondisi kritis hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
“Yang menjadi pertanyaan keluarga, pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi masih bisa beraktivitas. Namun setelah menjalani operasi, pasien tidak pernah sadar hingga akhirnya meninggal dunia. Dari situlah muncul dugaan serta pertanyaan dari keluarga mengenai proses penanganan medis yang dilakukan,” ujar salah seorang perwakilan keluarga.
Sementara itu, istri almarhum, Posriyani, berharap pihak rumah sakit dapat memberikan penjelasan secara terbuka dan rinci mengenai kondisi medis yang dialami suaminya, termasuk terkait informasi yang diterima keluarga mengenai adanya dugaan pendarahan saat tindakan medis berlangsung.
Menurut pihak keluarga, hingga saat ini mereka belum memperoleh penjelasan yang dinilai memadai mengenai penyebab pasti meninggalnya Amshori. Atas dasar itu, keluarga menduga terdapat kemungkinan adanya kelalaian atau ketidaksesuaian prosedur dalam penanganan medis. Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum maupun pihak yang berwenang.
Keluarga berharap laporan yang telah disampaikan kepada Polda Sumatera Selatan dapat diproses secara profesional, transparan, dan objektif sehingga dapat memberikan kepastian hukum serta kejelasan mengenai penyebab meninggalnya almarhum.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSUD Bari Palembang belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi terkait laporan maupun dugaan yang disampaikan keluarga pasien. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak rumah sakit guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang.
(Lp.F/I)







