AnalisasiberNews.com
PURWAKARTA | – Puskesmas Darangdan secara rutin melaksanakan kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya peserta yang menderita penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus.

Koordinator kegiatan, H. Andi Permana, menjelaskan bahwa kegiatan Prolanis dilaksanakan di lingkungan Puskesmas Darangdan dengan melibatkan sejumlah tenaga kesehatan, di antaranya Rosmaniarti Fitri dan Intan Dewi Cahya.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami dalam membantu peserta Prolanis menjaga kondisi kesehatan agar tetap stabil serta meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar H. Andi Permana.
kamis Juni (11/06/2026)
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, pemeriksaan kadar gula darah, serta konsultasi kesehatan bersama tenaga medis. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelayanan laboratorium dan farmasi sesuai kebutuhan medis masing-masing.
Di tempat yang sama, Plt Kepala Puskesmas Darangdan melalui Kepala Tata Usaha, Mulyono, mengatakan bahwa pelaksanaan Prolanis merupakan bentuk komitmen Puskesmas Darangdan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkesinambungan kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan Prolanis dilaksanakan dua kali dalam setiap bulan sebagai upaya mendukung masyarakat agar tetap sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik melalui pengendalian penyakit kronis secara terpadu.
“Program ini menjadi salah satu wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat. Melalui Prolanis, kami berharap peserta dapat mengendalikan penyakit kronis yang diderita sehingga tetap sehat, aktif, dan produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ungkap Mulyono.
Dengan adanya kegiatan Prolanis yang rutin dilaksanakan, Puskesmas Darangdan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sekaligus mampu menekan risiko komplikasi akibat penyakit kronis melalui pemantauan dan pendampingan yang berkelanjutan.
Penulis : Bah Endang
Editor : Tim Redaksi
Tidak ada komentar