Analisasibernews.com, JAKARTA — Letnan Jenderal TNI (Purn.) I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. Han., resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat untuk masa bakti 2026–2031. Ia mengungguli calon lainnya, Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, dalam proses pemilihan yang berlangsung pada ajang Mahasabha XIII PHDI. Terpilihnya sosok yang dikenal memiliki rekam jejak gemilang di dunia militer ini menandai dimulainya babak baru dalam kepemimpinan organisasi keagamaan Hindu tingkat nasional tersebut.
Lahir dari Buleleng, Bermimpi Menjadi Prajurit :
I Nyoman Cantiasa lahir di Buleleng, Bali, pada 26 Juni 1967, sebagai anak ketiga dari pasangan I Nengah Tinggen dan Ni Ketut Mari. Ayahnya merupakan seorang pendidik yang gemar menulis karya berbahasa Bali, lingkungan keluarga yang kental dengan nilai-nilai luhur turut membentuk watak dan prinsip hidupnya sejak dini.
Kecintaan terhadap tanah air juga tumbuh melalui kisah-kisah perjuangan, termasuk dari pamannya, Wayan Sada, yang diketahui pernah berjuang bersama pasukan pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai. Kedekatan tempat tinggalnya dengan fasilitas militer dan kepolisian di Buleleng pun perlahan membentuk cita-citanya: untuk mengabdi melalui jalan yang paling ia kagumi — menjadi seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia.
Lulusan Terbaik Akademi Militer :
Setelah menamatkan pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Singaraja pada tahun 1986, Cantiasa melangkah mewujudkan cita-citanya dengan masuk ke Akademi Militer Magelang pada tahun 1987. Ia lulus pada tahun 1990 dengan prestasi gemilang, meraih penghargaan tertinggi taruna berupa Adhi Makayasa sekaligus Tri Sakti Wiratama.
Komitmen terhadap pengembangan diri terus dijagokan. Ia mengikuti berbagai pendidikan lanjutan strategis, mencakup Pendidikan Komando, penanggulangan teror, intelijen, hingga pendidikan kepemimpinan dan strategi militer. Ia juga menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) tahun 2004, Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) tahun 2014, serta Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Bekal inilah yang menjadi fondasi kuat dalam menapaki tanggung jawab-tanggung jawab besar di masa mendatang.
Meniti Karier: Dari Pasukan Khusus Hingga Pucuk Pimpinan Kopassus :
Perjalanan militernya dimulai setelah dilantik menjadi perwira dengan kecabangan Infanteri. Penugasan awal membawanya bergabung di Batalyon Infanteri Lintas Udara 328/Dirgahayu Kostrad, sebelum kemudian banyak ditempatkan di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Ia pernah bertugas di Satuan 81 Kopassus yang spesialisasi dalam penanggulangan teror, kemudian dipercaya memimpin Batalyon Aksi Khusus (Batalyon 811) pada tahun 2006. Langkah demi langkah terukir: menjabat Komandan Satuan 81 Gultor Kopassus (2010–2012), Komandan Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (2012–2013), hingga akhirnya dipercaya memegang tampuk pimpinan sebagai Komandan Jenderal Kopassus ke-31 pada tahun 2019. Sebagai Danjen, ia bertanggung jawab memimpin, membina, dan memacu keunggulan pasukan khusus kebanggaan bangsa ini.
Pengalaman Kewilayahan dan Jabatan Strategis Nasional :
Kemampuan kepemimpinannya juga diuji di berbagai wilayah tanah air. Ia pernah menjabat Komandan Korem 163/Wirasatya di Bali, daerah kelahirannya sendiri, sebelum kemudian mendapat penugasan ke Papua sebagai Komandan Korem 173/Praja Vira Braja, lalu naik menjadi Kepala Staf Kodam XVII/Cenderawasih.
Jejak kepercayaan terus mengalir: dipercaya menjabat Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, dan Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat. Puncaknya, pada November 2023, ia dilantik menjabat Wakil Kepala Badan Intelijen Negara, sebuah posisi strategis yang menempatkannya di jantung pengelolaan keamanan dan intelijen nasional.
Dari Ketua Panitia Mahasabha Menuju Pucuk Pimpinan PHDI :
Sebelum terpilih, Cantiasa sudah terlibat aktif dalam persiapan ajang puncak organisasi tersebut sebagai Ketua Panitia Mahasabha XIII PHDI, yang berlangsung pada 8–11 Oktober 2026 di Jakarta dengan tema: “Penguatan PHDI Melalui Dharma Agama dan Dharma Negara Menuju Indonesia Raya”.
Dalam kapasitasnya, ia menekankan pentingnya menjadikan PHDI sebagai rumah bersama seluruh umat Hindu, bukan milik sekelompok pihak tertentu, serta merangkul aspirasi dari berbagai daerah guna dirumuskan dalam kebijakan organisasi. Setelah proses pemilihan yang demokratis dan penuh hikmat, kepercayaan besar akhirnya jatuh kepadanya untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
Menatap Masa Bakti 2026–2031:
Kepemimpinan baru ini tentu membawa serangkaian harapan sekaligus tantangan. Di antaranya adalah memperkokoh persatuan umat Hindu yang kaya akan keragaman tradisi dan budaya, meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, memperkuat jaringan kerja sama dengan parisada daerah, serta menjadikan PHDI sebagai institusi yang responsif terhadap dinamika kebutuhan umat.
Pengalaman luas memimpin organisasi besar di lingkungan TNI dan mengelola isu strategis di tingkat nasional menjadi modal berharga yang diharapkan dapat diwujudkan dalam tata kelola organisasi yang transparan, inklusif, dan berdaya guna. Kendati demikian, kepemimpinan organisasi keagamaan menuntut pendekatan yang merangkul keberagaman pandangan, membangun dialog, dan menjaga kepercayaan — nilai-nilai yang juga hidup dalam dirinya selama ini.
Cantiasa kini memasuki fase pengabdian yang baru: menjadikan dharma agama dan dharma negara saling menguatkan, demi kemaslahatan umat Hindu dan kontribusi yang lebih besar bagi Indonesia.
Profil Singkat: I Nyoman Cantiasa :
Nama Lengkap I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han.)
Tempat, Tanggal Lahir Buleleng, Bali — 26 Juni 1967 .
Pendidikan Menengah SMA Negeri 1 Singaraja, lulus 1986 .
Pendidikan Tinggi Militer Akademi Militer Magelang, lulus 1990 — Peraih Adhi Makayasa & Tri Sakti Wiratama .
Danjen Kopassus ke-31, Pangdam XVIII/Kasuari, Pangkogabwilhan III, Koorsahli Kasad, Waka BIN.
Peran di PHDI aebagai Ketua Panitia Mahasabha XIII PHDI.
Jabatan Saat Ini Ketua Umum PHDI Pusat, masa bakti 2026–2031.
Semoga PHDI Pusat dibawah kepemimpinan Letjen. TNI. ( Purn ) I Nyoman Cantiasa, S.E.,M.Tr.Han., dimembawa manfaat besar bagi umat Hindu di seluruh Indonesia, serta kedamaian dan kemajuan bagi bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai. ( Wid )




