Analisasibernews.com, MINAHASA UTARA — Program Pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Triwulan III Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 1310/Bitung resmi berakhir. Penutupan ditandai dengan upacara khidmat yang dipimpin langsung oleh Danramil 1310-05/Kauditan di Lapangan SMA Negeri 1 Kauditan, Desa Kauditan 1, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (27/09/2026).
Sebanyak 55 peserta KKRI telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pembinaan intensif. Selama program berlangsung, para peserta dibekali dengan kurikulum komprehensif yang dirancang khusus untuk memproyeksikan karakter generasi muda tangguh. Materi mencakup penguatan jiwa nasionalisme, artikulasi cinta tanah air, internalisasi disiplin, penanaman tanggung jawab, kepemimpinan (leadership), serta akselerasi semangat bela negara sebagai instrumen fundamental dalam menghadapi dinamika tantangan global di masa depan.
Secara simbolis, prosesi penanggalan tanda peserta latihan oleh Inspektur Upacara menandai keparipurnaan agenda pembinaan triwulan ini.
Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata sinergi strategis antara Kodim 1310/Bitung dengan sektor pendidikan dalam mentransformasikan generasi penerus bangsa yang berkarakter, kokoh, dan berintegritas. Apresiasi tinggi juga disematkan kepada seluruh kadet atas dedikasi dan militansi yang ditunjukkan sepanjang kegiatan.
“Indikator keberhasilan dari pembinaan ini tidak sekadar diukur dari tuntasnya seremonial pelaksanaan, melainkan dari sejauh mana nilai-nilai positif dan doktrin kebangsaan mampu terimplementasi dalam perilaku keseharian para peserta,” ujar Kapten Inf Isak Mangimpis.
Apresiasi senada datang dari pihak manajemen SMA Negeri 1 Kauditan. Pihak sekolah menyampaikan sarana terima kasih yang mendalam kepada Kodim 1310/Bitung atas kontribusi substansial dalam memformasikan karakter berbasis kedisplinan tinggi bagi para siswa. Pengalaman empiris selama pelatihan ini diyakini mampu melahirkan pribadi yang bertanggung jawab, memiliki kapasitas kepemimpinan yang mumpuni, serta mempertebal rasa kepemilikan terhadap bangsa dan negara.
Merespons kesuksesan agenda tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, menegaskan bahwa pembinaan terstruktur terhadap generasi muda merupakan investasi geopolitik jangka panjang yang krusial bagi kedaulatan bangsa. Melalui fungsi pembinaan teritorial (Binter), Kodim 1310/Bitung berkomitmen penuh mendukung stimulus edukatif yang berorientasi pada penguatan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional.
Melalui integrasi metode pembelajaran teoretis dan aplikasi taktis di lapangan, para peserta mendapatkan pemahaman holistik tentang esensi regulasi diri, soliditas kerja sama tim, dan kepemimpinan visioner.
“Kodim 1310/Bitung akan terus konsisten membangun kolaborasi lintas sektor dengan satuan pendidikan demi mencetak sdm unggul yang berwawasan kebangsaan dan siap mengemban estafet kepemimpinan nasional demi menjaga keutuhan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Letkol Inf Dewa Made DJ.
Upacara penutupan yang berlangsung sakral ini diakhiri dengan sesi foto bersama guna mengabadikan momentum soliditas antara peserta, jajaran pembina, dan seluruh elemen pendukung.
Turut hadir menyaksikan jalannya upacara antara lain: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Minut, Sammy Rompis, S.Sos., M.AP., yang hadir merepresentasikan Bupati Minahasa Utara; Pasipers Kodim 1310/Btg, Kapten Inf Yacob Yudas; Pasi Ops Kodim 1310/Btg, Lettu Inf Edyson Kasenda; Sekcam Kauditan, Merlyn Manewus, S.Pd., mewakili Camat Kauditan; Meky Siwu mewakili Hukum Tua Kauditan 1; serta jajaran guru pembimbing SMA Negeri 1 Kauditan, tim penyelenggara, dan unsur pendukung terkait. ( Wid )
