DELI SERDANG –AnalisaSiber News.com
Bupati Kabupaten Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, didampingi jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama sekaligus memulai pelaksanaan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di dua lokasi sekaligus: yaitu Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, serta Desa Durian, Kecamatan Pantai Labu.pada Jumat 18/9/2026.
Kegiatan pembangunan rumah tidak layak huni di Desa Sekip maupun Desa Durian ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Deli Serdang, yang sumber pembiayaannya berasal dari dana zakat dan infaq para Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Di kesempatan yang sama pula, di wilayah Kecamatan Pantai Labu secara resmi diluncurkan pula Program “Berbenah Kampung” bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Sebagai langkah awal tahap pertama, akan diperbaiki sebanyak 52 unit rumah, yang merupakan bagian dari komitmen menyeluruh untuk merenovasi total 300 rumah layak huni di wilayah Kabupaten Deli Serdang dalam kerja sama ini.
Secara keseluruhan, melalui berbagai jalur kemitraan—baik bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, bantuan kemasyarakatan maupun kerja sama lembaga sosial—tahun 2026 ini Pemerintah Kabupaten menetapkan sasaran besar: memperbaiki dan membangun 1.000 unit Rumah Tidak Layak Huni agar menjadi rumah yang layak, sehat, dan aman dihuni keluarga.
PERNYATAAN BUPATI KABUPATEN DELI SERDANG dr. H. Asri Ludin Tambunan:
“Rumah yang layak adalah kebutuhan paling dasar serta hak setiap keluarga warga kita. Karena itulah percepatan penanganan Rumah Tidak Layak Huni ini harus terus kita kerjakan dan percepat—dan hal ini baru akan berjalan baik bila kita melakukannya secara bersama‑sama, bergotong‑royong serta berkolaborasi lintas pihak.”
“Hari ini kita meletakkan batu pertama sekaligus membangun dua rumah layak huni melalui program BAZNAS yang bersumber dari zakat dan sumbangan sukarela para ASN—ini bukti nyata kepedulian sesama warga daerah. Di saat yang bersamaan, kita juga memulai Program Berbenah Kampung bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, yang akan memulai merenovasi 52 rumah dan direncanakan sampai mencapai 300 rumah di seluruh wilayah kita.”
“Secara keseluruhan, tahun ini sasaran kita tegas: seribu rumah tangga harus mendapatkan perbaikan tempat tinggalnya melalui berbagai program serta sumber dukungan yang ada. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar‑besarnya kepada seluruh pihak—lembaga, donatur, relawan maupun warga—yang telah bersatu hati mendukung dan bergotong‑royong mewujudkan hal ini.”
“Pembangunan sarana fisik serta pemenuhan kebutuhan dasar warga akan terus kita percepat. Dan seiring hal itu pula—peningkatan kehidupan rohani serta kerukunan sesama umat beragama senantiasa kita perkuat bersama melalui semangat dan langkah nyata Gerakan Deli Serdang Mengaji, agar kemajuan yang kita bangun berlandaskan pula kebaikan akhlak dan kerukunan sesama warga masyarakat.”
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyatakan bahwa penanganan RTLH terus akan diperluas dan dipercepat pelaksanaannya, mengutamakan pendekatan gotong royong serta kemitraan berkelanjutan—karena keberhasilan mewujudkan rumah layak bagi seluruh keluarga tidak dapat dilakukan sendirian saja. Setiap rumah yang selesai dibangun dan diperbaiki adalah langkah nyata mewujudkan kesejahteraan serta keadilan pembangunan sampai ke tingkat keluarga dan lingkungan masyarakat.
Dari Deliserdang Sumatra Utara,
Paulus Limbong, membritakan .
Jabatan : wakaperwil Sumut
