
ANALISASIBERNEWS.COM
KABUPATEN BANDUNG – Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap akun WhatsApp yang menggunakan nama dan foto profil Agus Rustandi, S.IP., Kepala Bagian (Kabag) Umum DPRD Kabupaten Bandung yang akrab disapa Agus Bintang. Meski nama dan foto yang digunakan identik dengan dirinya, nomor telepon yang beredar dipastikan bukan nomor miliknya.
Pernyataan tersebut disampaikan Agus Rustandi saat dikonfirmasi AnalisaSiberNews.com pada Kamis (25/6/2026). Ia menegaskan bahwa terdapat pihak yang diduga menggunakan identitasnya pada aplikasi WhatsApp dengan nomor yang berbeda dari nomor resmi yang selama ini digunakannya.
“Foto dan nama yang digunakan memang sama dengan saya. Namun nomor teleponnya berbeda. Saya mengimbau kepada warga dan rekan-rekan semua agar berhati-hati. Jika ada pihak yang menghubungi menggunakan nomor tersebut dengan mengatasnamakan saya, itu bukan saya,” tegas Agus Rustandi.
Berdasarkan hasil verifikasi, ditemukan adanya kesamaan identitas berupa nama dan foto profil dengan milik Agus Rustandi. Namun setelah dilakukan konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan, nomor yang digunakan dalam akun tersebut dipastikan bukan nomor resmi miliknya.
Atas kondisi tersebut, Agus Rustandi meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pesan, permintaan bantuan, maupun bentuk komunikasi lainnya yang berasal dari nomor yang tidak dikenal, meskipun menggunakan nama dan foto profil dirinya.
Ia juga mengingatkan pentingnya melakukan verifikasi langsung kepada pihak terkait sebelum mengambil keputusan atau memberikan respons terhadap pesan yang mengatasnamakan pejabat publik.
Fenomena penyalahgunaan identitas melalui platform digital seperti WhatsApp menjadi salah satu modus yang kerap terjadi. Karena itu, masyarakat diharapkan lebih teliti dan selalu memastikan kebenaran identitas pengirim sebelum mempercayai informasi atau permintaan yang disampaikan.
AnalisaSiberNews.com mengimbau masyarakat untuk segera melakukan konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan apabila menerima pesan mencurigakan yang menggunakan nama, foto, atau identitas pejabat publik. Langkah verifikasi sederhana dapat menjadi upaya efektif untuk mencegah potensi kerugian akibat penyalahgunaan identitas di ruang digital.
(Redaksi AnalisaSiberNews.com)





