x
Hotline News

Gerakkan Ekonomi Desa, Polda Banten Targetkan Pemenuhan Kebutuhan 4.000 Ton Jagung Per Hari di Banten

waktu baca 2 menit
Rabu, 13 Mei 2026 23:07 35 admin

Serang | AnalisasiberNews.com – Dalam rangka mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan nasional, Kepolisian Daerah (Polda) Banten melalui Direktorat Lalu Lintas menggelar aksi nyata penanaman jagung di Desa Ranca Sumur, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, perwakilan Bulog, serta unsur Pemerintah Daerah dan TNI.

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung ini merupakan langkah strategis dalam memanfaatkan lahan-lahan tidur yang tersebar di wilayah Banten. Menurutnya, komoditas jagung memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, khususnya untuk memenuhi kebutuhan industri pakan ternak di Provinsi Banten yang mencapai sekitar 4.000 ton per hari atau setara 1,5 juta ton per tahun.

“Saat ini kita baru mampu memenuhi sekitar 5–7 persen dari total kebutuhan jagung di Banten. Melalui inisiatif ini, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok tani, untuk mengoptimalkan lahan-lahan yang belum produktif. Polri juga akan mengawal distribusi pupuk dan bibit agar tidak terjadi kendala di lapangan,” ujar Irjen Pol. Hengki.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait pemasaran hasil panen. Bulog telah siap menyerap seluruh hasil panen jagung petani sesuai ketentuan harga dan standar kadar air yang ditetapkan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam mengembangkan kemandirian ekonomi di sektor pertanian.

Sementara itu, Kepala Desa Ranca Sumur, Ahmad Wahyudin, menyambut baik serta mengapresiasi peran Polda Banten dalam membina masyarakat di wilayah Kecamatan Kopo. Ia menyebutkan bahwa program tersebut telah mengubah lahan-lahan tidur menjadi lahan produktif yang bermanfaat bagi warga.

“Kecamatan Kopo saat ini telah menanam kurang lebih 80 hektare jagung. Program ini sangat membantu perekonomian masyarakat, bahkan para pemuda kini tidak perlu lagi mencari pekerjaan ke luar daerah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Bulog telah melakukan pemantauan sejak sebelum masa panen dan siap membeli hasil jagung petani dengan harga yang kompetitif.

Dengan adanya sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI, dan Bulog, diharapkan Provinsi Banten dapat memperkuat kemandirian pangan serta mengurangi ketergantungan pasokan jagung dari daerah lain seperti Lampung dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan nasional,” tutupnya.

Reporter:Red| TiMe.


 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hotline News

LAINNYA
x