
ANALISASIBERNEWS.COM
Padang Lawas – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Padang Lawas dinilai arogan saat menghadapi para jurnalis ketika di konfirmasi insan pers usai penutupan sidang Paripurna pengesahan Ranperda Laporan pertanggung jawaban APBD tahun anggaran 2025 di gedung DPRD senin 22 juni 2026.
Arogansi ketua DPRD kabupaten padang Lawas tersebut di sampaikan beberapa awak media yang berencana ingan memberikan somasi kepada Ketua DPRD padang Lawas Luat Hasibuan di Sibuhuan Selasa 23 Juni 2026.
Salah satu awak media portal sumut Tabagsel Abdul Haris menjelaskan ” Saya bersama kawan kawan media online yang lain, menjumpai ketua DPRD padang lawas terkait partisipasi lembaga DPRD kepada awak media, mengingat di tahun -tahun yang lalu selalu ada dianggarkan untuk peliputan agenda – agenda besar pemerintahan, ” Ucap Haris.
Dia juga menambahkan ” Malah jawaban pak ketua DPRD saya tidak tahu anggaran untuk Sidang Pari purna ini dan instansi tidak ada mereka memberikan kesaya untuk Media, gak mungkin lah gaji saya saya berikan kepada kalian untuk menutupi partisipasi DPDR terkait agenda persidangan ” Ucap haris sambil menirukan ucapan ketua DPRD sembari menyerahkan kontribusi DPRD lima puluh ribu masing – masing media.
DH jurnalis dari Media Liputan 9 CO juga menjelaskan, ” Di ketahui lembaga jurnalis dengan Lembaga Legislatif dan eksekutif atau pun yudikatif serta lembaga pemerintahan yang sah, sama – sama memiliki kedudukan yang sama. Kita semua adalah pengabdi bagi negara yang menjalankan undang – undang serta produk hukum dari lembaga yang berbadan hukum, hanya bedanya mereka para legislatif, eksekutif, yudikatif memiiki penghasilan tetap ( gaji pokok dan tunjangan) kita sebagai jurnalis tidak ada fasilitas itu.. Kalau di tanya tanggung jawab dan beban moril bernegara kedudukan kita sama, semestinya ketua DPRD sebagai pejabat publik faham akan hal itu.. Jika mereka tidak bisa memperjuangkan nasib para jurnalis setidaknya ada kontribusi berupa partisipasi yang dianggarkan untuk para Media serta di salurkan secata transparan dan adil.” Ucapnya
Dia juga menambahkan, “Semestinya para Eksekutif maupun lembaga legislatif memahami akan hal itu, kewajiban mereka meng- anggarkan nya, sebagai bentuk rotasi yang saling membutuhkan antara satu sama lainnya. Pungkas DH.
Ketua DPRD kabupaten Padang Lawas Luat Hasibuan saat di konfirmasi menjelaskan.
” Saya menyebut ” Insan pers yang berbahagia” Pada pembukaan pidato saya, dan setelah selesai agenda paripurna para media menghampiri saya dan menanyakan partisipasi atas kehadiran awak media yang hendak meliput, dan anggaran yang tersedia hanya limapuluh ribu per media, dan itu pun ada lagi yang datang minta tambah hingga saya tambahi tujuh orang lagi ” Ucap Luat.
Dia juga menambahkan ” Terkait ucapan saya berapa anggaran yang di berikan kepada saya untuk agenda rapat paripurna pada sidang ranperda ini kepada para insan pers yang hadir menemui saya, itu tidak benar dan mungkin mereka salah dengar, ” Ucap Ketua DPRD Padang Lawas tersebut.
Penulis. Hasibuan.





