Jombang, AnalisaSiberNews.com – Komitmen untuk menyukseskan program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional terus diperkuat melalui kolaborasi nyata antara aparat kepolisian dan masyarakat di tingkat akar rumput.
Langkah konkret ini salah satunya ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Mojowarno, Brigadir Dwi Angga Saputra, yang turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan komoditas jagung di Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, pada Senin (22/06/2026).
Pemantauan intensif tersebut dilakukan di atas lahan pertanian seluas 3 hektare milik Resa, warga setempat. Di lahan potensial ini, telah ditanam jagung varietas ‘Jago’ dengan menghabiskan 105 kilogram benih sejak April 2026 lalu. Jika tidak ada aral melintang, tanaman jagung tersebut diperkirakan siap memasuki masa panen raya pada Juli 2026 mendatang.

Kehadian personel kepolisian di tengah hamparan hijau lahan jagung ini bukan sekadar kunjungan biasa. Bersama pemilik lahan, petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik tanaman, kesehatan daun, serta potensi gangguan hama. Langkah ini dilakukan guna mengestimasi hasil panen agar produktivitas sektor pertanian di wilayah Jombang dapat terdongkrak secara maksimal.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., melalui Kapolsek Mojowarno AKP Susilo, menegaskan bahwa monitoring dan pendampingan berkala terhadap sektor pertanian merupakan wujud dukungan penuh korps Bhayangkara terhadap program strategis pemerintah pusat.
“Ketahanan pangan adalah pilar strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen. Kehadiran Polri melalui Bhabinkamtibmas di tengah para petani diharapkan mampu meletupkan motivasi, sekaligus memastikan program ini berjalan dengan baik, terukur, dan berkelanjutan,” ungkap AKP Susilo.
AKP Susilo menambahkan, pengawasan rutin sejak masa pertumbuhan hingga menjelang panen sangat krusial untuk memitigasi risiko gagal panen. Dengan mendeteksi kendala lebih awal baik terkait pengairan maupun serangan penyakit petani dapat segera melakukan tindakan pencegahan.
“Melalui pemantauan berkala, kami bisa mengawal kualitas komoditas ini dari awal hingga akhir. Kami berharap hasil panen nanti bisa melimpah, sehingga tidak hanya memperkuat ketersediaan pangan di Kabupaten Jombang, tetapi juga langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan para petani kita,” imbuhnya.
Polsek Mojowarno Polres Jombang menegaskan bahwa kolaborasi erat antara institusi polri dan kelompok tani adalah kunci utama keberhasilan program ini. Menjadikan petani sebagai ujung tombak, sinergi yang berkelanjutan ini diharapkan mampu membawa Kecamatan Mojowarno berkontribusi nyata dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.
( Jurnalis Ern )






