GIANYAR | AnalisasiberNews.com – Jembatan Perintis Garuda yang berada di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, resmi dioperasikan setelah diresmikan dalam rangkaian kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, Rabu (29/7/2026).

Peresmian tersebut menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung mobilitas masyarakat. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pelayanan publik di Desa Saba dan wilayah sekitarnya.
Kegiatan peresmian turut dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster. Kehadiran Pangdam IX/Udayana bersama Gubernur Bali mencerminkan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
Selain Pangdam IX/Udayana dan Gubernur Bali, kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gianyar, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Gianyar, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat Desa Saba.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai bentuk ungkapan syukur atas selesainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda.

Selanjutnya, Pangdam IX/Udayana melakukan penandatanganan prasasti sebagai simbol peresmian jembatan. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu akses penting dalam menunjang berbagai aktivitas masyarakat.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Gubernur Bali sebagai tanda resmi dibukanya Jembatan Perintis Garuda untuk digunakan masyarakat.
Pangdam IX/Udayana bersama Gubernur Bali dan rombongan juga meninjau langsung kondisi jembatan. Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan infrastruktur agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan keberlanjutan.
Jembatan Diharapkan Dorong Aktivitas Ekonomi
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat Desa Saba dan wilayah sekitarnya.
Dengan akses transportasi yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat menghemat waktu perjalanan serta memperoleh akses yang lebih mudah menuju pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan pemerintahan.
Infrastruktur tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran distribusi barang dan mobilitas pelaku usaha.
Dalam jangka panjang, keberadaan jembatan diharapkan menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pangdam dan Gubernur Serahkan Bantuan Sembako
Selain agenda peresmian jembatan, Pangdam IX/Udayana bersama Gubernur Bali juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan masyarakat Desa Saba.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan di tingkat masyarakat.
Kapendam: Infrastruktur Harus Berikan Manfaat Nyata
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan pembangunan dan peresmian Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu bentuk dukungan TNI AD terhadap pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
“Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat memperlancar roda perekonomian masyarakat, mempermudah akses transportasi, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak saat berangkat maupun pulang sekolah,” ujar Amrizal Nasution.
Ia menambahkan, keberadaan infrastruktur tersebut tidak hanya berkaitan dengan konektivitas fisik, tetapi juga dapat membuka berbagai peluang bagi masyarakat.
“Infrastruktur seperti ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dilanjutkan ke Kabupaten Karangasem
Usai melaksanakan peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Saba, Pangdam IX/Udayana bersama Gubernur Bali dan rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Karangasem.
Rombongan dijadwalkan meresmikan Jembatan Garuda yang berada di Desa Belong. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur di berbagai daerah di Bali.
Pembangunan infrastruktur yang merata diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, konektivitas antarwilayah di Bali diharapkan semakin baik sehingga mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Saba menjadi salah satu contoh bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga memiliki dampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Dengan pemanfaatan dan pemeliharaan yang baik, jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat Desa Saba dan wilayah sekitarnya.
Sumber: Pendam IX/Udy
(Wid)
