
TANGERANG, Analisasibernews.com |-Pekerjaan pembangunan jalan lingkungan berupa pemasangan paving block di RT 006/RW 003, Desa Kampung Besar, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan tajam dari masyarakat dan awak media. Proyek tersebut diduga menggunakan material kanstin beton yang tidak sesuai spesifikasi, setelah ditemukan sejumlah kanstin dalam kondisi patah bahkan sebelum dipasang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat sedikitnya dua batang kanstin beton mengalami kerusakan berupa patahan yang cukup lebar. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kualitas material yang digunakan dalam proyek tersebut.
Padahal, kanstin memiliki fungsi penting sebagai pengunci konstruksi paving block agar susunan paving tetap stabil, tidak bergeser, serta mampu menahan beban sesuai perencanaan. Apabila material yang digunakan sejak awal telah mengalami kerusakan, proyek tersebut diduga berpotensi mengalami penurunan kualitas konstruksi dan mempercepat kerusakan jalan.
Sejumlah warga mengaku kecewa melihat kondisi material yang diduga sudah tidak layak digunakan.
“Ini uang negara, uang masyarakat. Masa material yang belum dipasang saja sudah patah? Kalau nanti baru beberapa bulan sudah rusak, siapa yang akan bertanggung jawab?” ujar salah seorang warga RT 006 yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.kepada TiMes Media AnalisasiberNews. Kamis. 2 Juli 2026.
Selain dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi, warga juga mempertanyakan minimnya transparansi pelaksanaan proyek. Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum menemukan papan informasi proyek yang memuat keterangan mengenai sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana kegiatan, maupun spesifikasi teknis sebagaimana lazimnya dalam pelaksanaan proyek pemerintah.
Ketiadaan informasi tersebut dinilai dapat menghambat pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran yang bersumber dari keuangan negara maupun keuangan desa.
Masyarakat berharap Pemerintah Desa Kampung Besar, Pemerintah Kecamatan Teluknaga, serta instansi teknis terkait segera melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi guna memastikan kualitas pekerjaan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya material yang tidak memenuhi standar, warga meminta agar material tersebut segera diganti dengan material yang memenuhi standar mutu yang berlaku sehingga tidak menimbulkan potensi kerugian keuangan negara maupun masyarakat.
Pengawasan terhadap proyek pembangunan infrastruktur dinilai penting dilakukan karena setiap pekerjaan yang dibiayai oleh anggaran publik wajib dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, prinsip efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Masyarakat juga berharap slogan pembangunan Kabupaten Tangerang yang mengedepankan kualitas pelayanan publik tidak hanya menjadi slogan semata, melainkan diwujudkan melalui pelaksanaan proyek yang berkualitas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Kampung Besar, pelaksana proyek, maupun pihak terkait lainnya belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi atas temuan tersebut.
Catatan Redaksi
Berita ini disusun berdasarkan hasil pantauan di lapangan serta informasi dari warga yang ditemui di lokasi. Seluruh dugaan yang disampaikan dalam pemberitaan ini belum merupakan kesimpulan hukum dan masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak yang berwenang.
Redaksi berpedoman pada ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, khususnya mengenai asas keberimbangan, praduga tak bersalah, akurasi, serta penghormatan terhadap hak jawab dan hak koreksi.
Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan atau memiliki data dan penjelasan lain terkait pemberitaan ini, Redaksi Analisasibernews.com membuka ruang Hak Jawab dan Hak Koreksi sebagaimana diatur dalam Pasal 1 angka 11 dan 12 serta Pasal 5 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Red/TiMes.



