Pekalongan,|AnalisasiberMews.com – Upaya pengelolaan sampah berbasis lingkungan di Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, terus menunjukkan hasil positif. Sampah yang masuk ke lokasi pengolahan setempat diolah melalui proses daur ulang dan dimanfaatkan menjadi pupuk kompos yang bernilai guna bagi masyarakat.
Saat melakukan penelusuran pada Rabu (17/6/2026), Kepala Perwakilan Jawa Tengah (Kaperwil Jateng) media AnalisasiberNews.com, Hendi, meninjau langsung kegiatan pengolahan sampah di lokasi tersebut. Dalam kesempatan itu, pihak pengelola menjelaskan bahwa sampah yang telah dipilah kemudian diproses menggunakan peralatan khusus untuk menghasilkan pupuk kompos.
Menurut petugas pengolahan sampah, fasilitas tersebut telah beroperasi selama kurang lebih tiga tahun dan terus berkontribusi dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
“Alhamdulillah, tempat pengolahan sampah di Kelurahan Pringrejo ini sudah berjalan selama tiga tahun dan mampu mengolah sampah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat,” ujar Damusan, petugas pengelola sampah.
Selain mengolah sampah organik menjadi kompos, sampah plastik yang tidak dapat didaur ulang juga dipisahkan dan dikumpulkan untuk selanjutnya dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Slamaran.
Proses pengolahan sampah dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemilahan, penghancuran menggunakan mesin, penjemuran selama sekitar dua hari hingga kering, kemudian dikemas menggunakan karung goni. Setelah itu, hasil pengolahan dikirim ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan untuk tahap pemanfaatan lebih lanjut.
Keberadaan fasilitas pengolahan sampah ini diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mengurangi pencemaran lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Reporter: Hendi
Kaperwil Jawa Tengah
AnalisasiberNews.com
m

