x
Hotline News

Proyek Rekontruksi Jalan Kalodran-Jengkol Tidak Sesuai Standar,Pelaksana Pengawas Lapangan di duga Alergi dan Dinas terkait Bungkam 

waktu baca 3 menit
Senin, 8 Jun 2026 23:27 25 Kaperwil Banten

kota Serang,|analisasibernews.com-pasalnya menurut hasil infestigasi dan pantauan di lapangan yang sudah berjalan kurang lebih hampir tiga minggu awak media Analisasibernews.com mencoba konfirmasi salah satu pekerja mengaku bernama (Gareng) mengatakan dengan bahwa saya hanya sebatas kerja saja pak,ada pun mengenai soal pelaksana dilapangan setau saya pak, (Anto ) kalau pengen lebih jelasnya bapa temui saja kebetulan pak ,anto jarang dilokasi mungkin nanti, Pada saat progres Pengecoran ia pasti datang dilokasi paparnya.

Tim media AnalisasiberNews.com terus melakukan monitoring kontrol sosial. kini telah menemukan kejangalaan dalam rabat beton yang di duga tida sesuai standar. Seperti halnya ,pada saat ini juga terlihat jelas mengalami keretakan vertikal dan horizontal dari beberapa titik.

Bukan hanya itu saja dalam pembesian juga saat diukur pakai sigmat dengan ukuran yang berbeda ada yang Ukuran 8.2 Mm- 8.5 Mm-.8.7 Mm dan untuk ukuran besi Dowel dengan ukuran 24.4 Mm lebih miris lagi K3 safety terlihat diabaikan para pekerja pun tida pakai sepatu bots guna untuk pelindung diri pekerja pada nyakar beralas sendal jepit.hanya saja pakai rompi seadanya, untuk menghindari para kontrol sosial.

Proyek Rekontruksi jalan Kalodran- jengkol ini di biayai Melalui dinas pekerjaan umum dan Penataan ruang( DPUPR) dengan nomor kontrak:620/13/SP/PPK/TENDER/BM-DPUPR/2026 Tanggal kontrak:30 maret 2026 Nilai kontrak:.1.920.100.000( satu milyar sembilan ratus dua puluh juta seratus ribu rupiah)Waktu pelaksanaan: 120 Hari kalender Sumber Dana: Bankeu kota Tangsel Ta.2026Pelaksana:Cv.Riya Indonesia Maju Konsultan Pengawas:PT.Setara Inti Rekayasa.

Dalam beberapa bagian, ini di duga pembangunan tersebut tida memperhatikan kwalitas dan mutu  pada pekerjaan, besar kemungkinan dugaan kuat  mar-up menjadi sebuah ajang bancakan sebagian oknum hanya mencari keuntungan pribadi untuk memperkaya diri  sendiri.

Pelaksana proyek, CV. Riya Indonesia Maju disinyalir mengabaikan standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan konstruksi, berdasarkan hasil temuan di lapangan. Pekerjaan Rekontruksi jalan diduga dalam pemadatan menggunakan batu.tida layak,mestinya, harus menggunakan agregat, sesuai standar namun pelaksana diduga menggunakan matrial batu.bercampuran Tanah. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar dugaan ada nya unsur kesengajaan dalam teknis, mengurangi kualitas dan kwantitas pada pekerjaan.

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Ketua DPD LSM Himpunan Pemuda Nasional ( Asnen) menyatakan, telah menerima laporan atau ,pengaduan resmi dari masyarakat setempat beserta dokumentasi lapangan.dan ia juga berupaya akan melakukan agar segera. mendesak Dinas (DPUPR) Kota Serang untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta audit teknis terhadap proyek tersebut.

“Jika benar terjadi pelanggaran spesifikasi, ini jelas merugikan keuangan negara.Dinas terkait harus bertindak tegas, tahan di saat PHO,atau pencairan di waktu proses pengajuan proyek selanjutnya sebelum hasil audit. bila perlu Blacklis Cv.tersebut,” tegas Asnen

Atas dasar berbagai temuan tersebut, publik mendesak agar proyek ini segera di audit secara profesional oleh lembaga pengawasan independen. Seperti BPK, BPKP, atau Inspektorat ,Kota Serang Croscek segera di lapangan, menyeluruh diperlukan untuk memastikan tida terjadi kerugian keuangan negara serta untuk mendorong agar proyek-proyek infrastruktur agar menjadi lebih Transparan,akuntabel dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Catatan Redaksi:Berita ini disusun berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari sumber di lapangan.Redaksi tetap membuka Ruang hak Jawab dan klarifikasi kepada pihak- pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan undang- undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers.

 

(Masturo)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x